BEBERAPA BERITA DAN MODUS KEJAHATAN DI ATM

ATM memang telah menjadi pilihan dalam melakukan transaksi perbankan ketimbang harus ke Teller. Selain karena malas antre di Teller juga dikarenakan hampir semua transaksi dapat dilakukan di ATM bahkan Bank BCA sudah memiliki ATM yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melakukan setoran tunai namun belum banyak.

Namun kita harus berhati-hati dalam bertransaksi di ATM karena sudah banyak pemberitaan tentang kejahatan di ATM, berikut adalah beberapa kutipan berita beberapa kejadiannya dan mungkin masih banyak modus-modus lain yang berbeda :

1. ————————————————————————————

BOBOL ATM, MANFAATKAN BATANG KOREK API

Sabtu, 20 Sep 2008

BOGOR – Beragam modus yang digunakan para pembobol automatic teller machine (ATM) untuk menjalankan aksinya. Ada yang menggunakan teknologi, ada juga yang beroperasi dengan cara manual. Seperti yang dilakukan Prisma (45), warga Perumahan Cendana, Batam Center. Seperti apa modusnya?

BERBEDA dengan lima komplotan pembobol ATM lainnya, Prisma merupakan pemain tunggal alias selalu beraksi sendiri. Beberapa kali menguras isi ATM korbannya, ia akhirnya ditangkap di Perumahan Raflesia, Batam Center, 8 September lalu.

Kapoltabes Barelang Kombes Slamet Riyanto mengatakan, modus operasi yang digunakan tersangka, yakni dengan terlebih dahulu mengamati gerak-gerik calon korban yang sedang bertransaksi di ATM.

Tersangka mengambil posisi di dekat korban. Ia tak menunjukkan gelagat mencurigakan. Tapi, matanya terus mengawasi aktivitas korban, mulai saat korban menekan nomor PIN sampai menarik uang. “Sebelumnya pelaku memasukkan batang korek api untuk mengganjal tempat untuk memasukkan kartu ATM itu,” katanya didampingi Kapolsekta Lubukbaja AKP Yos Guntur YFS, kemarin.

Tindakan tersangka yang menyelipkan batang korek api ini bukan tanpa tujuan. “Jadi kartu ATM korban tertelan. Ini membuat korban panik,” kata Kapoltabes.

Nah, kesempatan itulah yang dimanfaatkan tersangka. Ia yang sebelumnya berada di dekat korban berpura-pura menawarkan pertolongan. Ia memerintahkan korban agar segera menghubungi pihak bank untuk memblokir rekening di ATM-nya.

Korban percaya begitu saja perintah tersangka. Saat korban meninggalkan ruang ATM, tersangka mulai beraksi. “Ia pakai gergaji kecil untuk keluarkan ATM tersebut. Selanjutnya, ia menguras isi ATM korban,” ujar Kapoltabes.

Kapoltabes mengatakan, pemeriksaan sejauh ini tersangka merupakan pemain tunggal. Ia telah beroperasi di sejumlah tempat, di antaranya, ATM BNI BCS Mall, Baloi, ATM Mandiri di Yos Sudarso, ATM Mandiri di Batam Center.

Sejauh ini, kata Kapoltabes, baru ada lima orang korban yang melaporkan kejadian yang menimpanya. Kerugian mencapai jutaan rupiah. “Ini terungkap dari rekaman CCTV di Bank Mandiri,” kata Kapoltabes.

Sementara itu, tersangka mengaku baru lima kali menjalankan aksinya. Ia membobol sejak Juli 2008 lalu. Ilmu membobol ATM itu ia pelajari dari temannya di Jakarta. “Belajar di Jakarta, terapkan di Batam,” kata ayah empat anak ini. (jpnn)(sumber:radarbogor)

Dikutip dari Web Site Lodaya http://www.lodaya.web.id/?p=1882#more-1882

2. —————————————————————————————

Kejahatan Memanfaatkan ATM
11 August 2008
Terakhir Diperbaharui 13 August 2008
Tidak kejahatan yang memanfaatkan ATM kembali terjadi. Kejadian yang menimpa Des Met Nofozan, warga Kebon
Jeruk, tersebut berawal ketika korban berniat mengambil uang di ATM Bank BNI Cab. Hero Permata Hijau Kebayoran
Lama, Jakarta Selatan.
Setelah memasukkan kartu ATM , ternyata mesin rusak dan mengakibatkan ATM tidak keluar. Korban akhirnya
menghubungi Call Center BNI No Tlp 33435459 yang terpasang dimesin ATM , lalu diminta No Pin guna pemblokiran .
Selang beberapa lama korban mengecek saldo dan terdapat transaksi tunai sebesar Rp 4.500.000-0 dan transfer ke No
Rek : 700096577999 Sebesar Rp 5.000.000- yang tidak dilakukan korban . Kejadian tersebut-pun dilaporkan ke Polres
Metro Jakarta Selatan guna penyidikan lebih lanjut. (BS)

SUMBER : http://www.jaksel.metro.polri.go.id

Dari kejadian-kejadian di atas untuk mengindari hal-hal yang tak diinginkan perhatikan beberapa tips berikut ini :
1. Jangan beritahukan pin anda ke orang lain
2. Waspadalah jika ada orang yg berdiri di luar atm sebelum anda datang atau bahkan mempersilahkan anda untuk menggunakan atm terlebih dahulu
3. Periksa lubang kartu atm, apakah ada benda2 mencurigakan seperti plastik, korek api dsb
4. perhatikan apakah ada kamera tersembunyi yg menyorot keypad atm
5. jangan tinggalkan atm sebelum transaksi selesai atau jika kartu anda masih di dalam atm

Selebriti Sempet Maen-Maen Friendster ?

Salut juga ya, mereka masih bisa sempet buat mampir-mampir di friendster, secara sehari-harinya waktu mereka itu padet banget Full of activity. Tapi memang ga tiap hari sih mereka mampir di FS, Ahmadi Dani contohnya, ketika saya mengunjungi halaman profilnya terakhir dia update profilenya 4 minggu yang lalu.

Salut tertinggi buat Friendster yang bisa menjadi web community yang bisa menggaet orang ‘Super Sibuk’ sekalipun masuk dalam komunitasnya.

Mau tahu link profile mereka ? Ini dia, diantaranya :
Ahmad Dani
Mulan Jameela
Acha
Asty Ananta
Julia Perez

Ada yang suka Rini Idol ?
yang ini Gaby Idol.

Dah ah cape yang lain cari sendiri. Eh tunggu dulu President SBY punya FS ga ya ? coba tebak ada  ga ? ….

PENGALAMAN TILANG (MOTOR)

Huh…. Kesel banget rasanya kalo dah inget pengalaman ini. Yah …. siapa yang gak kesel ditilang dengan kesalahan ga ada SIM polisi minta uang titipan denda dengan harga yang ga wajar, Rp. 250.000, bahkan ada temen yang dimnta Rp. 2.000.000 karena dia gak bawa apa-apa (KTP, STNK, SIM) sama sekali, gila kan ???????

Sudah dua kali pengalaman ini kami alami. Pada keduanya polisi yang nilang minta minta duit dengan nominal yang gak wajar tilang pertama Rp. 125.000 dan tilang kedua Rp. 250.000. Tilang pertama akhirnya dengan terpaksa dan berat hati kami keluarin duit Rp. 125.000 dihari yang berbeda. Pada saat ditilang kami ga kasih karena kami memang gak rela kasih duit segitu gede dan STNK pun disita. Karena urusannya pengnen cepet kelar jadi terpaksa beberapa 2 hari kemudian kami tebus STNK dengan duit Rp. 125.000.

Lalu, kami tanya sama paman google Tips kalo kita ditilang, kami banyak menemukan referensi tentang itu. Dan ahhhh… kesel…….. dari internet kami menemukan sebuah web yang menampilkan daftar tilang dan ternyata harga denda untuk tilang SIM C cuma Rp. 30.000 (Daftar harga tilang terbaru tahun 2005).

Kata paman google nih kalo ditilang kita mesti tenang n gak usah takut, n kita harus melakukan beberapa tips, yaitu :

1. Tanyakan siapa nama, pangkat dan satuan si penilang

2. Jangan mau nitipin uang denda sama si penilang (pasti masuk kantong pribadi, karena kalo kita kasih duit sama mereka, mereka ga bakal bikin surat tilang sebgai bukti kita sudah ngasih titipan). Kalo kita mengakui kesalahan mintalah slip biru sebagai tanda kita minta bayar dendanya melalui transfer di BRI terdekat, lalu bawa bukti transfer untuk mengambil barang yang disita di Polsek terdekat.

3. Kalo kita gak terima atas kesalahan yang dituduhkan minta slip merah untuk ikut sidang. Jangan takut dengan sidang karena sidang pengadilan tak akan sekejam sidang jalanan dan dendanya masuk Kas Negara.

4. Mintalah transparansi dari penilang untuk memperlihatkan daftar harga tilang yang sebenarnya sudah ada ketentuannya (Daftar Harga tilang terakhir yang berlaku adalah tahun 2005).

Namun, pada kenyataanya di jalan kita sulit untuk melakukan semua hal itu. Terbukti dengan pengalaman kedua ditilang, yang terjadi adalah :

1. Kami diminta denda Rp. 250.000, ketika kami menanyakan Daftar Harga Tilangnya penilang menjawab gak punya sambil marah-marah menyebut kami “SOK PINTER”.

2. Kami minta slip biru, penilang membuatnya denga tidak jelas tanpa ada harga tilang yang harus kami transfer, ketika kami menanyakan berapa yang harus kami transfer jawabannya “Nanti di Bank dikasih tahu..” padahal seharusnya mereka yang menuliskannya berdasarkan ketentuan yang berlaku.

3. Kami menanyakan siapa nama dan jabatan penilang, menjawab dengan menunjukan nada yang semakin marah.

4. Kami ditakut-takuti jika mengikuti sidang.

5. Akhirnya kami minta slip untuk ikut sidang, surat tilang ditulis dengan tulisan “cakar ayam” sehingga sulit untuk dibaca terutama dibagian nama dan pangkat penilang udah ga jelas ditimpa pula dengan tanda tangan yang uhhh…… Tanggal sidangnya ????? wew 3 minggu dari tanggal tilang….

6. Dan segera mengusir kami.

Dari kejadian itu sungguh petugas kita

1. Tak ada niat sama sekali untuk menerapkan peraturan. Jalan adalah tempat yang lumayan buat ngecer.

2. Masyarakat dibodohi dan diperas

3. Mereka selalu mengarahkan supaya kita bayar sama mereka.

Jadi ill fill ngeliat mereka… Bennnnnci aku..

Temen-temen punya pengalaman pahit serupa ???